Liputan6.com, Jakarta – BYD, produsen mobil listrik asal China kembali mencetak pencapaian monumental dalam industri otomotif global dengan berhasil memproduksi 15 juta kendaraan energi baru (NEV), termasuk mobil listrik baterai penuh (battery electric vehicles/BEV) dan plug-in hybrid (plug-in hybrid electric vehicles/PHEV).

Keberhasilan ini diumumkan oleh BYD pada Desember 2025, hanya 13 bulan setelah mereka mencapai angka 10 juta unit, sebuah indikator percepatan produksi yang sangat signifikan dalam sejarah Perusahaan.

Kendaraan yang menandai tonggak tersebut adalah Denza N8L, SUV besar dengan mesin plug-in hybrid enam kursi yang diproduksi di pabrik BYD di Jinan, China.

Pencapaian 15 juta unit ini mempertegas posisi BYD sebagai salah satu pemain yang dominan di pasar kendaraan energi baru, sekaligus mencerminkan transformasi yang cepat dari perusahaan yang awalnya hanya dikenal sebagai produsen baterai pada tahun 1995, lalu masuk ke produksi mobil pada 2003 dan kini fokus penuh pada kendaraan berbasis listrik sejak 2022.

Keberhasilan ini bukan hanya sekadar angka produksi, tetapi juga menunjukkan adopsi kendaraan elektrik yang semakin luas di seluruh dunia, seiring dengan meningkatnya permintaan dari konsumen terhadap sebuah solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Dari Januari hingga November 2025, BYD mencatat penjualan yang lebih dari 4,1 juta kendaraan, meningkat lebih dari 11 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan ekspansi pasar internasional turut meningkat.

Dilansir arenaev, ekspansi BYD kini menjangkau lebih dari 110 wilayah dan negara dengan jaringan penjualan yang semakin kuat lagi, termasuk pada pertumbuhan distribusi di luar China yang mampu untuk melampaui rekor sebelumnya.

Tingginya investasi pada riset dan pengembangan yang hingga lebih dari RMB 220 miliar atau sekitar Rp 524 triliun sepanjang tahun dan juga menjadikan salah satu pendorong utama di balik dari momentum pertumbuhan ini, termasuk inovasi teknologi baterai seperti Flash Charging dan riset sistem mengemudi cerdas.

Lompatan Cepat dari 10 Juta ke 15 Juta Unit
Tonggak 15 juta unit menunjukkan percepatan yang luar biasa dalam kapasitas produksi BYD.

Dibandingkan dengan percepatan 10 juta unit yang membutuhkan waktu panjang sejak awal produksi NEV, lompatan terbaru hanya memakan waktu sekitar satu tahun saja.

Ini menunjukkan bahwa permintaan global terhadap kendaraan listrik yang semakin kuat.

Pencapaian tersebut juga mencerminkan kekuatan dari BYD dalam memadukan produksi BEV dan PHEV, dua segmen ini yang bersama-sama membentuk basis terbesar penjualan otomotif baru berbasis listrik.

Investasi besar BYD dalam teknologi baterai, sistem Flash Charging serta pengembangan pada sistem bantuan mengemudi menjadi sebuah komponen yang inti dari percepatan ini.

Ekspansi Pasar Global dan Rencana Masa Depan
BYD tidak hanya fokus pada pasar domestik China saja, tetapi juga kian agresif untuk memperluas jaringan di luar negeri.

Dengan kehadiran di lebih dari 110 wilayah dan negara, perusahaan akan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pembuat kendaraan energi baru terkemuka di dunia.

Ekspansi ini didukung oleh rencana yang akan membuka lebih banyak titik penjualan dan memperkenalkan model baru, terutama di pasar Eropa yang tumbuh pesat.

Rencana dari BYD ke depan termasuk memperbesar kehadiran global melalui pengembangan model baru dan perluasan jaringan distribusi secara agresif hingga akhir 2026, hal ini menandai fokus strategis pada pertumbuhan internasional yang berkelanjutan.

Pencapaian produksi yang hingga menembus angka 15 juta kendaraan energi baru ini mampu menempatkan BYD sebagai salah satu pemimpin industri kendaraan listrik global.

Kesuksesan ini menunjukkan bagaimana Perusahaan mampu menyelaraskan kapasitas produksi, inovasi teknologi, dan ekspansi pasar dalam skala global, sekaligus mencerminkan tren peningkatan adopsi kendaraan listrik secara signifikan di seluruh dunia.